Buat Eris, waktu terbaik buat olahraga justru ada di sore hari. Setelah aktivitas seharian, jogging jadi cara paling pas buat melepas penat dan menjaga stamina. Tapi dulu, Eris sering merasa nggak nyaman selama latihan. Kadang terasa terlalu berat di perut, kadang badan cepat lemas. Dari situ, Eris mulai memperhatikan satu hal penting: apa yang diminum sebelum dan sesudah jogging.
Awalnya Eris berpikir jogging itu cukup pakai niat dan sepatu lari. Tapi makin sering rutin, makin terasa kalau performa saat lari juga dipengaruhi dari kebiasaan kecil sebelum mulai.
Kalau perut terlalu kosong, badan cepat lemas. Tapi kalau minum yang terlalu berat, perut jadi nggak enak waktu lari. Dari pengalaman itu, Eris mulai mencari pola yang pas.
Sekitar 30–45 menit sebelum jogging, Eris mulai membiasakan diri minum sesuatu yang ringan. Bukan minuman berat, bukan yang terlalu manis. Cukup yang bikin badan terasa siap tapi perut tetap nyaman.
Tujuannya cuma satu: jangan sampai lari dengan perut kosong, tapi juga nggak mau merasa mual saat bergerak.
Setelah rutin melakukan ini, Eris merasa tenaganya lebih stabil di awal lari.
Bagian yang nggak kalah penting buat Eris adalah minum setelah jogging. Dulu, setelah lari dia sering langsung minum air es banyak-banyak. Efeknya? Perut jadi kaget, kadang malah terasa nggak nyaman.
Sekarang, Eris lebih memilih minuman yang lebih ramah buat perut. Diminum pelan-pelan, bukan sekaligus.
Hasilnya terasa banget. Badan terasa lebih segar, napas lebih cepat stabil, dan perut nggak terasa “kaget” seperti dulu.
Dengan rutinitas minum yang lebih teratur sebelum dan sesudah jogging, Eris merasa kualitas latihannya meningkat. Nggak gampang lelah, gerakan lebih ringan, dan yang paling penting: tubuh terasa lebih bersahabat setelah olahraga.
Buat Eris, ini bukan soal minuman mahal atau ribet. Tapi soal timing dan kebiasaan yang lebih teratur.
Menurut Eris, banyak orang fokus ke sepatu dan jarak lari, tapi lupa soal asupan cairan. Padahal, dari pengalaman pribadinya, kebiasaan minum itu punya pengaruh besar ke kenyamanan olahraga.
Nggak perlu ekstrim. Cukup minuman ringan yang bikin tubuh merasa aman.
Latihan sore jadi lebih nyaman sejak Eris memperhatikan apa yang diminum sebelum dan sesudah jogging. Tubuh terasa lebih siap, perut lebih tenang, dan proses pemulihan terasa lebih ringan.